Pages

Tampilkan postingan dengan label Web. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web. Tampilkan semua postingan

April 05, 2013

Membangun E-Learning menggunakan Moodle


Moodle adalah sebuah nama untuk sebuah program aplikasi yang dapat merubah sebuah media pembelajaran kedalam bentuk web. Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk masuk kedalam “ruang kelas” digital untuk mengakses materi-materi pembelajaran. Dengan menggunakan Moodle, kita dapat membuat materi pembelajaran, kuis, jurnal elektronik dan lain-lain. Moodle itu sendiri adalah singkatan dari Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment.
Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) yang gratis dapat di-download, digunakan ataupun dimodifikasi oleh siapa saja dengan lisensi secara GNU (General Public License).

Instalasi

Sebelum tahap instalasi dimulai. Kita terlebih dahulu harus memiliki aplikasi Moodle. Aplikasi ini bisa di-download di alamat http://download.moodle.org/ . Ada dua jenis Moodle Distribution yaitu dalam bentuk terkompresi .tgz dan .zip. Bahkan saat ini Moodle menyediakan paket instalasi lengkap yang didalamnya terdiri dari aplikasi Moodle, Apache Web Server, MySQL dan PHP.

Install paket web server, database dan php anda.
    "apt-get install apache2 mysql-server mysql-client php5 php5-mysql phpmyadmin"
Kemudian lengkapilah keperluan system untuk moodle dengan menginstall
         "apt-get install php5-xmlrpc php5-intl"

Pada tutorial kali ini kita kan menggunakan Moodle dengan distribusi ".tgz"
Standard Moodle Distribution adalah suatu paket Moodle yang disediakan bila kita hanya membutuhkan aplikasi Moodle saja. Paket ini disediakan bila kita sudah mempunyai Apache Web Server, PHP dan MySQL yang telah ter-install pada komputer.
Cara instalasi paket Standard Moodle Distribution adalah sebagai berikut:
1. Ekstraklah file moodle-x.x.tgz dan simpan dalam directory untuk aplikasi moodle pada web server
    yaitu /var/www. Gunakan perintah
         "mv moodle /var/www"

    dan jangan lupa memberikan permission dengan perintah
         "chmod 777 /var -R"
    
2. Siapkanlah sebuah database MySQL untuk aplikasi moodle.
 


3. Buka browser dan ketikkan http://smpn2sambas.ac.id/moodle untuk menjalankan
    aplikasi instalasi yang disediakan oleh Moodle yaitu file install.php


Klik untuk Memperbesar Gambar

    Pada awal proses instalasi akan ditampilkan sebuah halaman untuk memilih
    bahasa saat proses instalasi. Pilih bahasa yang sesuai dengan keinginan Anda pada
    bagian Language. Setelah itu klik tombol “Next”.

4. Selanjutnya sistim akan menanyakan letak directory data untuk Moodle.
    Secara default letaknya adalah /var/moodledata. Setelah itu klik tombol “Next”.



Klik untuk Memperbesar Gambar

5. Selanjutnya sistim akan menanyakan database yang digunakan.
    Silahkan pilih sesuai dengan data base yang anda gunakan,
    disini saya menggunakan MySQL. Setelah itu klik tombol “Next”.


Klik untuk Memperbesar Gambar

    Kemudian anda akan diarahkan ke database setting.
    Silahkan isi nama database, user dan password agar nantinya moodle
    akan secara otomatis meggunakan database tersebut.


Klik untuk Memperbesar Gambar

6. Selanjutnya akan ditampilkan Lisensi untuk aplikasi Moodle.
    Bacalah aturan dan lisensi tersebut dengan baik.
    Jika Anda setuju klik tombol Continue.


Klik untuk Memperbesar Gambar

7. Selanjutnya sistim akan memeriksa konfigurasi pada web server Anda. Proses akan
    berjalan dengan baik bila seluruh pemeriksaan sistim menunjukkan
    tulisan “Ok” / "Check" pada semua proses pemeriksaan.



Klik untuk Memperbesar Gambar


8. Kemudian Moodle akan melakukan proses Instalasi. Ikutilah proses tersebut
    sampai selesai, selanjutnya klik tombol Continue.



Klik untuk Memperbesar Gambar

9. Kemudian akan ditampilkan halaman Pengaturan Administrator.
    Isilah password untuk Administrator dan data lain yang diperlukan.
    Ingat untuk Password Administrator harus terdiri dari 1 huruf besar, 1 angka,
    1 non-alphanumeric dan terkahir Passwor harus minimal 8 Karakter



Klik untuk Memperbesar Gambar

10. Kemudian akan ditampilkan halaman untuk pengaturan konfigurasi
      situs aplikasi Moodle. Isilah konfigurasi situs tersebuat sesuai dengan keinginan.
      Klik tombol Save Changes.


Klik untuk Memperbesar Gambar


      Selamat sekarang applikasi Moodle telah terinstall pada web server Anda.


Klik untuk Memperbesar Gambar


Untuk Manajemen silahkan Download
Terimakasih kepada Surya Agung Aditya atas Tutorialnya, walaupun pada tutorial masih menggunakan versi lama tetapi sangat membantu dalam mengetahui seluk beluk Moodle


Instalasi Drupal sebagai Blog Server


Apa kelebihan drupal ?
Apa alasan yang mendasari lembaga-lembaga besar dunia ini menggunakan drupal? dari sekian banyak alasannya, diantaranya adalah faktor keamanan dan update reguler penggemar/aktivis drupal juga sangat berperan. Update versi drupal, sangat terbilang cepat, antara versi satu dan versi berikutnya hanya terjeda beberapa bulan saja sehingga untuk urusan keamanan update patch ini relatif handal. Alasan lainnya, pada tahun 2011 Packt Publishing lembaga penerbitan buku2 spesialisasi open source ternama mengadakan Open Source Awards dan hasilnya drupal mendapatkan predikat 1st runner up dibandingkan semua CMS yang ada di dunia, tidak itu saja, pada perhelatan tersebut drupal juga mendapatkan penghargaan sebagai Best Open Source CMS for PerformanceBest CMS for Best Community dan Best CMS for Ease of Use. Kelebihan drupal lainnya adalah fleksibilitasnya untuk dapat dipakai sebagai aplikasi apa saja semisal blog, forum, website, e-commerce, video sharing, jejaring sosial, bahkan aplikasi canggih semacam Sistem Informasi dapat dibuat menggunakan drupal.
Langkah-langkah Instalasi :
1. Install paket web server, database dan php anda.
    "apt-get install apache2 mysql-server mysql-client php5 php5-mysql phpmyadmin"
2. Download Drupal disini [pilih yang berekstensi ".tar.gz"] dan ekstrak
3. Buat Database untuk drupal
    disini saya menggunakan PHPMyAdmin






4. Kemudian pindahkan hasil ekstrakan drupal yang anda download tadi ke directory
     /var/www dengan perintah
           "mv drupal /var/www"
    jika sudah sekarang copy dan rename file "default.settings.php"
    ke directory yang sama dengan perintah
           "cp default.settings.php /var/www/drupal/sites/default/settings.php"
    jangan lupa berikan hak akses pada directory drupal dengan perintah
           "chmod 777 /var/www/drupal -R"

5. Buka Browser dan ketikkan "smpn2sambas.ac.id/drupal"

Klik untuk memperbesar Gambar

    Pilih Standart -> Save and Continue

6. Kita akan diarahkan ke Halaman Setting Bahasa

Klik untuk memperbesar Gambar

    lanjutkan saja pilih Save and Continue

7. Drupal akan mengecek kebutuhan system, oleh karena di awal tadi sudah kita setting
    maka akan langsung ke halaman Setup Database

Klik untuk memperbesar Gambar

    Silahkan diisi dan disesuaikan dengan nama Database yang anda buat
    Tunggu hingga proses instalasi Drupal selesai

Klik untuk memperbesar Gambar

8. Nah, sekarang kita diarahkan untuk mengkonfigurasi website kita

Klik untuk memperbesar Gambar

    isilah sesuai dengan data website anda
    Kemudian pada Adminitrstor Account
    username : admin
    E-mail address : admin@mail.smpn2sambas.ac.id
    Password dan confirm password : 123456
    Pada Server Settings ubah Default Country ke Indonesia
    selebihnya biarkan pada posisi default, kemudian klik Save and Continue

9. Kalau tidak ada masalah, instalasi drupal anda harusnya sudah selesai.
    Klik pada exiting site


Klik untuk memperbesar Gambar

Akan muncul tampilan seperti ini



Klik untuk memperbesar Gambar


Akhirnya, instalasi drupal sudah selesai dilakukan. Silakan pakai username : admin dan password : 123456. Merujuk pada isian Administrator Account sebelumnya.
Selamat Mencoba !


Membangun Teknologi Cloud di Jaringan Intranet

Ayok kita mulai !
yang perlu dipersiapkan :
1. Setting IP Address
    Liat saja disini ya,...
2. Install paket web server, database dan php anda.
    "apt-get install apache2 mysql-server mysql-client php5 php5-mysql phpmyadmin"
3. Koneksi internet, ini hanya dibutuhkan saat instalasi saja untuk download modul2 pelengkap,
    setelah selesai praktis kita tidak butuh koneksi internet untuk akses ke Cloud kita.
4. Membuat database
    Pada tutorial ini saya menggunakan MySQL sebagai database
    Oleh karena itu siapkan database untuk ownCloud, disini saya menggunakan

    PHPMyAdmin untuk membuat database




Langkah-langkah nya :
1. Buka terminal, kemudian login dengan akun root anda
2. Lakukan update dengan perintah
            "apt-get update"
    tanpa tanda petik. tunggu sampai proses selesai,
    makin cepat koneksi anda maka makin cepat proses ini selesai.
3. Install kan paket paket yang dibutuhkan untuk web servernya:
    apache, php5, json, curl dsb ketikkan perintah ini kemudian enter.
    Pastikan semua paket terinstall dengan baik.
           "apt-get install apache2 php5 php5-json php5-gd php5-sqlite
     curl libcurl3 libcurl3-dev php5-curl php5-common          
     php-xml-parser"
4. Download script php setup-owncloud.php disini kemudian letakkan pada folder
            /var/www
5. Berikan hak akses pada folder /var/www agar ownCloud nantinya
    bisa menyimpan file instalasi di folder tersebut dengan perintah
           "chmod 777 /var/www/ -R"
6. Akses servernya dengan buka browser, ketikkan
    http://192.168.1.1/setup-owncloud.php
7. Berikutnya akan muncul seperti ini


Klik untuk memperbesar Gambar

8. Jika semuanya berjalan dengan baik, maka instalasi saat ini hampir selesai.
    Tuliskan dimana akan diinstall pada subdirectory (bebas), kemudian klik Next.



Klik untuk memperbesar Gambar

     Tunggu proses loading. Kemudian akan diberitahukan bahwa instalasi sudah selesai




Klik untuk memperbesar Gambar

     kemudian klik Next


Klik untuk memperbesar Gambar

    Pada halaman ini silahkan isikan user dan password yang anda inginkan.
    Misalkan user : admin dan password : 123456.
    Karena disini saya menggunkan MySQL sebagai database maka klik menu Advance
    Kemudian isi sesuai dengan user, password dan nama database.
    Untuk server gunakan "localhost"
    Klik Finish setup. Sementara Security Warning sementara kita cuekin dulu.
    Sekarang, anda sudah bisa melakukan login dan mencoba aplikasi ini.



Klik untuk memperbesar Gambar




Sumber :




Setting Pidgin Sebagai Aplikasi Klien Chat

Pada bagian ini, saya akan mencoba apakah OpenFire yang diinstal dan dikonfigurasi sudah bisa berfungsi dengan baik dengan menggunakan Aplikasi Pidgin. Pidgin adalah aplikasi gratis yang digunakan sebagai aplikasi chating di sisi klien yang mendukung banyak protokol. Jadi dengan aplikasi Pidgin memungkinkan seseorang untuk membuka banyak layanan chating hanya dengan sebuah aplikasi.

Membuat Akun Baru di PIDGIN
Berikut ini adalah langkah-langkah menambahkan akun baru di Pidgin pada klien dengan sistem operasi LinuxMint untuk chat server OpenFire:
a. Jalankan LinuxMint, kemudian klik pada Menu -> Internet -> Pidgin
    Maka akan tampil seperti gambar berikut :

    Kemudian klik 

b. Lanjut pada
    Protocol pilih XMPP
    Username isikan username yang Anda inginkan
    Domain masukkan nama domain dari server yang ingin Anda gunakan
    Resource kosongkan saja
    Password isikan password yang Anda inginkan
    dan jangan lupa klik Create this new account on the server
    agar account ini terdaftar di server


     Jika sudah selesai klik 

c. Maka akan muncul jendela XMPP Client Registration.


    Masukkan parameter sesuai dengan yang sudah Anda masukkan tadi yang meliputi
    Usernamedan Password.
    Sedangkan untuk Full name isikan sesuai dengan yang Anda inginkan
    untuk Email bisa dikosongkan, klik Ok
    Jika ada tampil windows untuk konfirmasi sertifikat pilih Accept

d. Maka akan mucul jendela kecil yaitu jendela Registration Succesfull
    yang menyatakan bahwa registratsi sudah berhasil.


e. Selanjutnya Anda akan kembali diarahkan ke jendela Accounts.
    Berikan centang pada akun yang baru saja Anda tambahkan
    guna mengaktifkan akun tersebut. Kemudian berikan password
    dari akun yang telah dibuat tadi. 


f. Maka akan terlihat jendela Pidgin bertulisakan Available
   dengan lingkaran hijau disamping kirinya yang menandakan bahwa akun tersebut
   sudah terdaftar di server dan siap untuk digunakan.


Menambahkan Teman di PIDGIN

Untuk menambahkan teman di Pidgin langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Klik Buddies > Add Buddy
    Isikan username dari teman-teman anda...Misalkan username teman anda adalah "novi" maka isikan dengan "novi@smpn2sambas.ac.id"


    * harap disesuaikan dengan nama server OpenFire. Disini server OpenFire adalah "smpn2sambas.ac.id"

  • Jika sudah, klik Add
  • Maka pada akun "novi" akan ada sebuah pemberitahuan bahwa akun "buri" ingin menambahkannya sebagai teman. Klik Authorize untuk menyetujui.
  • Maka akan muncul jendela terkait dengan detail dari akun "buri", klik Add.

  • Setelah "novi" melakukan konfirmasi, maka pada akun "buri" juga akan ada pemberitahuan bahwa "novi" telah menyetujui permintannya. Disini "buri" juga harus melakukan konfirmasi, apakah setuju atau tidak. Klik Authorize untuk menyetujui.
  • Sampai disini semua pengaturan sudah selesai dilakukan. Selanjutnya tinggal melakukan tes mengirim pesan.

SELAMAT MENCOBA


Sumber :



April 04, 2013

Membangun Chat Server dengan OpenFire pada Jaringan Lokal (Intranet)

Chating adalah salah satu aktivitas yang banyak dilakukan orang pada saat terhubung dalam sebuah jaringan dengan berbagai macam alasan kepentingan, diskusi, menyapa teman lama, mencari pacar, atau hanya sekedar untuk bersenang-senang. Dalam tutorial kali ini saya akan menjelaskan langkah-langakh bagaimana cara membangun chat server sederhana menggunakan software open source, Openfire dan Pidgin sebagai aplikasi yang digunakan di klien.
Jadi, dengan cara ini seorang administrator jaringan dalam sebuah organisasi, mislanya persuahaan, sekolah, universitas, dan sebagainya bisa membuat fasilitas chating yang hanya bisa digunakan oleh anggota dalam organisasi tersebut.
Catatan :
Pada instalasi OpenFire ini sebelumnya saya sudah membangun DNS Server dan DHCP Server di ubuntu

Baiklah langsung saja kita lanjut ke instalasi....

1.  Konfigurasi IP Address
Untuk konfigurasi IP Adrress, saya menggunakan 1 buah ethernet card, karena untuk chat server tidak dibutuhkan 2 buah ethernet card. Dimana konfigurasinya saya menggunakan webmin dan dapat dilihat disini. Setelah setting IP Address, pastikan komputer anda terkoneksi dengan internet, untuk yang satu ini saya menggunakan Wireless sebagai koneksi. Jika anda menggunakan koneksi LAN maka silahkan disesuaikan dengan konfigurasi  ethernet anda.

2.  Instalasi Depensi OpenFire
  • Buka terminal dan masuk sebagai root dengan mengetikkan "sudo sutanpa tanda petik.
  • Ketikkan "apt-get install python-software-properties". Jika ditanya Do you want to continure [Y/n]?, jawab “Y”.
  • Karena Openfire membutuhkan JRE (Java Runtime Environment) maka tambahkan repositori Java Team dengan mengetikkan "add-apt-repository ppa:sun-java-community-team/sun-java6".
  • Update index dari Ubuntu Server Anda dengan mengetikkan "apt-get update".
  • Instalkan JRE dengan mengetikkan "apt-get install sun-java6-jre". Jika ditanya Do you want to continure [Y/n]?, jawab “Y”.
  • Ditengah-tengah proses instalasi akan muncul lisensi dari Java. Pilih Ok.
  • Maka Anda akan ditanya Do you accept the DLJ license terms?. Pilih Yes
  • Jika sudah selesai, buatlah sebuah database yang akan menyimpan data-data dari Openfire. Disini saya menggunakan PHPMyAdmin untuk membuat data base tersebut.

3. Instalasi OpenFire
  • Download software OpenFire disini
  • Setelah selesai silahkan buka terminal dan login sebagai root
  • Install file .deb yang baru saja Anda download tersebut dengan mengetikkan dpkg -i  openfire_3.8.1_all.deb
        *  Harap diperhatikan dan disesuaikan dengan directory tempat OpenFire yang
       telah selesai di unduh serta versi OpenFire yang anda unduh
  • Sampai tahap ini, Openfire sudah berhasil dipasang dengan baik.
  • Terakhir buat database dengan nama "chat", disini saya menggunakan PHPMyAdmin.

4. Konfigurasi OpenFire
    Berikut ini adalah langkah-langkah konfigurasi OpenFire:
    a. Buka browser dan ketikkan pada address bar http://smpn2sambas.ac.id:9090
    b. Maka akan muncul halaman Welcome Setup dari Openfire.
        



Klik untuk memperbesar Gambar


        Pilih bahasa yang Anda inginkan, disini saya memilih English.
        Kemudian klik Continue.

   c. Pada jendela Server Setting, pada Domain masukkan nama domain yang telah
       dibuat.

Klik untuk memperbesar Gambar

        Pada tutorial ini saya menggunakan smpn2sambas.ac.id. Jadi username untuk
        pengguna nantinya adalah username@smpn2sambas.ac.id.
        Untuk yang lainnnya biarkan default. Klik Continue.

    d. Pada jendela Database Setting, pilih Standard Database Connection.
        Klik Continue.

Klik untuk memperbesar Gambar

    e. Pada jendela Database Settings – Standard Connections isi kolom yang disediakan
        dengan parameter sebagai berikut :
                
                 Database Driver Presets : MySQL
                 JDBC Driver Clas : com.mysql.jdbc.Driver
                 Database URL : jdbc:mysql://smpn2sambas.ac.id:3306/chat
                 Username : root
                 Password : (password MySQL Anda)
                 Minimum Connections : 5
                 Maximum Connections : 25
                 Connection Timeout : 1.0


Klik untuk memperbesar Gambar


     f. Pada jendela Profile Settings pilih saja Default, kemudian klik Continue.

Klik untuk memperbesar Gambar

    g. Di jendela Administrator Account, masukkan data-data yang dibutuhkan sesuai
        dengan keinginan Anda. Klik Continue jika sudah selesai.

Klik untuk memperbesar Gambar

        Langkah ini juga bisa dilewatkan dengan mengklik Skip This Step.

Pada jendela selanjutnya akan muncul pemberitahuan bahwa konfigurasi dasar Openfire sudah selesai. Klik Login to the admin console, untuk masuk ke halaman admin dari Openfire. Masukkan usernamenya admin dan passwordnya yang telah anda buat terkahir kali. Sampai disini Openfire sudah siap untuk digunakan. Untuk konfigurasi yang lebih advance silahkan Anda coba-coba sendiri.

Untuk Seting PIDGIN silahkan ke halaman berikut

Setting Pidgin Sebagai Aplikasi Klien Chat


Sumber :